Sudah lebih dua minggu ini para pelajar melakukan proses pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan internet. Dari pengalaman selama dua minggu tersebut dapat kita ambil pengalaman baik plus maupun minusnya, tapi secara umum proses tersebut dapat dilaksanakan. Walaupun harus diakui bahwa proses tersebut belum dapat diikuti oleh semua siswa karena tidak semua siswa mempunyai komputer di rumah dan berkemampuan menjangkau akses internet yang mencukupi.

Jadi terpikir dengan kemungkinan ke depannya sekolah tetap menyelenggarakan proses pembelajaran jarak jauh tersebut dicampur dengan proses konvensional. Bisa saja setengah murid melakukan proses konvensional setengah lainnya melakukan proses jarak-jauh, dan hal itu dilakukan bergantian. Dengan cara seperti itu maka kapasitas sekolah dapat menjadi dua kali dari yang sekarang. Atau dibuka kelas-kelas khusus untuk pembelajaran jarak jauh sehingga dapat digunakan untuk anak-anak yang selama ini melakukan proses home schooling. Cara yang kedua inipun akan meningkatkan kapasitas sekolah walaupun tidak sampai dua kalinya.