Kejutan yang menyadarkan, ya kejadian blackout kemarin Minggu, 4 Agustus 2019. Ada beberapa hal yang menjadikan pelajaran diantaranya selalu siapkan uang tunai di rumah, mungkin ada baiknya menjadi salah satu item isi emergency bag. Uang tunai ini akan sangat bermanfaat pada saat darurat, kebiasaan masyarakat menggunakan non-cash ternyata tidak cocok pada kondisi darurat. eMoney tidak diandalkan terutama yang server base karena jaringan komunikasi akan terputus pada saat darurat. Pada kondisi ekstrim ATM mungkin juga tidak dapat mengeluarkan uang karena tidak mendapat otorisasi dari server pusat. Uang elektronik berbasis kartu masih memungkinkan bertransaksi selama batere EDC masih kuat.

Jaringan inter koneksi listrik mempunyai keuntungan karena dapat dengan mudah dilakukan pembagian sumber listrik dan beban, akan tetapi juga menurunkan tingkat keandalan, walaupun saya percaya sudah dilakukan banyak pencegahan. Kemandirian akan sumber energi sepertinya menjadi opsi yang bagus untuk menangkal kejadian blackout kemarin. Pemasangan panel surya atau kincir angin yang menghasilkan listrik sangat memungkinkan untuk dipasang di rumah-rumah untuk menaikkan tingkat kemandirian ini.

Masalah yang tak kalah penting ternyata air, banyak rumah yang mengandalkan pompa listrik untuk mendistribusikan air di rumahnya. Mengingat kebutuhan akan air sangat penting dan pompa listrik kehandalannya sangat tergantung pada listrik, sebaiknya gunakan toren yang akan mengalirkan air berdasar gravitasi sekaligus sebagai cadangan air.

Jaringan telekomunikasi saat ini juga sangat tergantung dengan adanya listrik di masing-masing rumah, karena adanya perangkat CPE yang memerlukan catuan daya, berbeda dengan jaman dulu dimana CPE dicatu dari sentral. Ada baiknya kita berbekal radio HT supaya tetap bisa berkomunikasi dengan orang lain walaupun listrik pencatu CPE mati dan/atau BTS sudah kehabisan cadangan listrik. Mungkin pemakaian interkom seperti beberapa tahun yang lalu perlu digiatkan lagi, interkom yang bisa dicatu dengan batere tentu saja.

Kebutuhan yang baru muncul diera milenial ini adalah kebutuhan akan informasi. Masyarakat selalu haus akan informasi dan pada kondisi darurat seperti kemarin banyak beredar informasi yang tidak sahih. Perlu adanya siaran darurat (emergency broadcasting) yang dapat diterima menggunakan radio transistor bersumber daya batere.