ARINC 653

Benda apa pula ini ? kalau menurut wikipedia sih merupakan spesifikasi software untuk pemisahan space dan time dalam sistem kritis pada aplikasi real time untuk penerbangan. Maksud space dan time disini nampaknya berkaitan dengan alokasi memori dan alokasi waktu/penjadwalan.
Di dalam OS yang umum kita mengenal istilah process dan thread, biasanya process mempunyai konteks memory yang terpisah dengan process lain. Sedangkan thread (dikenal juga sebagai light process) biasanya berjalan pada satu process dan mempunyai konteks memory yang campur dengan thread lain selama berada dalam satu process.
Pada Real Time OS/kernel dimana biasanya semua aplikasi berjalan di ring 0 biasanya hanya dikenal terminologi thread, sehingga semua thread berbagi alokasi memory tidak ada pemisahan.
Pada sistem yang kritikal hal ini berbahaya karena sedikit kesalahan satu thread dalam mengakses memory dapat membuat sistem secara keseluruhan mati.
Perkembangan microprocessor saat ini yang sangat pesat juga membuat kemampuan satu processor sangat besar sehingga sayang kalau hanya dimanfaatkan untuk satu jenis aplikasi. Pemuatan hardware processor dengan lebih dari satu aplikasi membuat perlu adanya pemisahan alokasi memory untuk setiap aplikasi.
Mungkin hal-hal inilah yang mendorong munculnya spesifikasi ARINC 653.
Nampaknya spesifikasi itu tidak hanya valid untuk aplikasi penerbangan tetapi aplikasi lain seperti telekomunikasi dan networking juga akan mendapatkan manfaat yang besar dari situ.
Misalnya satu processor dapat digunakan sebagai router, firewall dll dan tetap menjaga keterisolasian masing-masing aplikasi, sehingga kalau misalnya firewall macet process routing tetap bisa berjalan.
Implementasi spesifikasi seperti ini biasanya dilakukan oleh perusahaan besar yang akan menjual produknya dengan harga mahal, sudah adakah implementasi open source nya ?
Ternyata sudah ada yaitu POK tentu saja ini merupakan implementasi kernel yang sederhana, untuk kebutuhan telekomunikasi dan networking marus harus didevelop network driver dan layer-layer diatasnya. Nampaknya pekerjaan yang cukup serius dan menarik, mungkin ada rekan-rekan mahasiswa yang berminat untuk menjadikannya tugas akhir ?
Tim Xtratum ternyata mempunyai ide yang menarik yaitu dari spesifikasi ARINC mereka membuat hypervisor untuk real time, sehingga di atas kernel xtratum dapat dijalankan beberapa RTOS bahkan Linux.
Dunia embedded dan sistem real time ternyata masih belum berhenti berkembang.