Berita tentang hasil penelitian pak Wilson Wenas tentang sel surya generasi kedua sebenarnya sudah basbang. Yang baru saya ketahui adalah ternyata silikon yang digunakan bukanlah silikon kristal tunggal seperti pada generasi pertama melainkan nanosilikon. Sementara berita yang memang baru adalah pak Wilson Wenas sudah mendapatkan investor untuk membangun pabrik sel surya generasi keduanya di Indonesia. Semoga sukses !
Berdasarkan teknologi yang ditemukan pak Wilson Wenas ini membuat harga sel surya per wattnya menjadi jauh lebih murah. Saat ini sel surya generasi pertama harga dipasar berkisar 5-6 dollar per watt. Harga ini membuat sel surya agak susah bersaing dengan sumber energi lain karena masih terlalu mahal. Untuk skala rumah tangga yang mumbutuhkan daya sekitar 2000 watt membutuhkan biaya sekitar 100 juta.
Dengan teknologi generasi kedua kata pak Wilson Wenas harganya dapat mencapai 1 dollar per watt. Dengan harga semurah ini bukan tidak mungkin nanti sebagian besar rumah di indonesia akan menggunakan sel surya sebagai sumber energinya. Didoakan semoga pabriknya cepat dapat berproduksi , mau pesen 5000 watt nih untuk bakal kantor baru
.
DIJUAL : Meriam miniatur jaman VOC ada lima buah berbeda ukuran
kontak : sugeng at elkafi dot org









On June 26th, 2008 Sur said:
Using
Mohon dapat bergabung pada Iptekdiskusi mailing list
kirim email kosong Iptekdiskusi-subscribe@ristek.go.id
http://webmail.ristek.go.id/mailman/listinfo/iptekdiskusi
untuk mendiskusikan lebih jauh mengenai Sel Surya ini.