Total posts 128
Total comments 220

B6 d+ t+ k++ s u-- f- i- o+ x-- e+ l c-

Strategi Samudra Biru

// March 23rd, 2008

Basbang yah ? iyah basi banget , versi aslinya umurnya sudah tiga tahunan, yang versi indonesia sudah dua tahunan. Biasanya saya skeptis dengan buku-buku bisnis karena seringnya terasa teoritis dan tidak applicable di skala bisnis yang saat ini saya jalankan. Khusus untuk buku ini tadinya saya juga malas membeli, cukup baca cover-nya saja : “Ciptakan Ruang Pasar Tanpa Pesaing”. Satu hal yang selalu kami usahakan sejak dahulu kala tapi belum pernah menghasilkan hal yang signifikan. Saya pikir buku inipun tidak akan banyak membantu.
Akhirnya buku ini terbeli juga gara-gara bunda-nya rana mau membeli buku yang harganya hanya 12 ribu sementara kami tidak membawa uang tunai, jadi buku ini hanya untuk memenuhi limit pemakaian kartu saja.

Setelah membaca bab pertama buku ini , membuat saya tertarik untuk menuntaskan membacanya. Yang mencuri perhatian saya adalah pendapat bahwa inovasi nilailah yang menciptakan samudra biru bukan inovasi teknologi, sementara apa yang selama ini selalu kami kerjakan adalah berusaha menciptakan inovasi teknologi untuk membuka pasar. Inovasi nilai menggabungkan antara penurunan biaya dan penambahan nilai yang dirasakan pembeli.

Kanvas strategi yang diperkenalkan pada bab 2 juga tools yang menarik dan sangat jelas untuk menggambarkan posisi kita dalam industri. Tools ini digunakan di seluruh pembahasan dalam buku ini, Dalam kanvas strategi ini kita gambarkan seluruh nilai-nilai yang dirasakan oleh pembeli terhadap satu industri/produk beserta besarannya. Kita gambarkan pada kanvas yang sama posisi pesaing dan posisi kita saat ini.
Pembukaan samudra biru dilakukan dengan menghapus , mengurangi, meningkatkan dan menciptakan nilai-nilai pada kanvas sehingga terbentuk kurva baru yang unik berbeda dengan pesaing. Inilah yang disebut inovasi nilai yang akan membentuk samudra biru.
Aktivitas ini tentu saja tidak langsung menciptakan samudra biru. Buku ini memberikan langkah-langkah yang jelas mulai dari perumusan strategi yang dimulai dengan kanvas startegi tadi, menguji dan melaksanakannya.

Untuk membuka pasar baru buku ini memberikan beberapa tip yang masuk akal. Ada beberapa jalan yang ditawarkan. Dengan mencermati industri/produk alternatif, bandingkan kanvas strategi industri/produk anda dengan industri/produk alternatif dan buat kurva baru yang menggabungkan fitur unggul dari masing-masing produk.
Yang kedua dengan mengamati kelompok pengguna strategis pada industri/produk kemudian berusaha menjangkau semuanya.
Mengamati rantai pembeli juga dapat menciptakan samudra biru dengan mengemas produk sesuai rantai pembeli yang sebelumnya bukan sasaran utama dari produk.
Jalan keempat mencoba membuka pasar baru dengan menawarkan produk beserta jasa pelengkapnya, sesuatu cara yang sebelumnya tidak pernah terjadi di industri tersebut.
Penekanan daya tarik emosional atau fungsional bagi pembeli juga dapat menciptakan samudra biru dengan pemilihan penekanan yang tidak biasa terjadi.
Jalan terakhir adalah dengan tren-tren eksternal di sepanjang waktu.

Di bab-bab berikutnya di bahas tentang bagaimana menjalankan strategi ini supaya berhasil yang sepertinya generik dan dapat diterapkan untuk startegi apapun tapi tetap menarik. Di seantero buku ini tools kanvas strategi tetap digunakan sebagi tools utama untuk analisa kasus.
Di bagian terakhir (lampiran) dipaparkan strategi samudra biru yang sudah pernah diterapkan dalam berbagai industri.

Well sudah lama sekali saya tidak pernah menamatkan membaca buku seperti buku ini semoga berikutnya minimal satu bulan dapat membaca penuh satu buku.

3 Comments »


Angels & Demons

// April 6th, 2005

Masih tentang petualangan Robert Langdon sejarawan rekaan Dan Brown. Kali ini Langdon berhadapan dengan kelompok Illuminati yang mencuri anti matter dari CERN untuk diledakkan di bawah Vatican City. Peledakan direncanakan bersamaan dengan pemilihan Paus baru yang dilaksanakan oleh semua Kardinal dari seluruh dunia secara rahasia. Ketegangan dibangun dengan pencarian lokasi anti matter dan pencarian 4 prefereti (4 kardinal terpilih calon kuat Paus baru) yang diculik oleh oleh illuminati dan diancam akan dibunuh di 4 gereja terpisah di Roma. Langdon dengan pengetahuannya berusaha menemukan 4 gereja tersebut untuk mencoba menyelamatkan para prefereti dan menangkap pelakunya dengan harapan dapat menemukan anti matter dengan lebih mudah.
Lumayan tegang dan ending-nya benar-benar mengejutkan , di akhir cerita ternyata kelompok illuminati disebutkan sudah tidak ada, tetapi tentu saja bukan hal ini yang paling mengejutkan.
Bagi yang pengin tahu proses pemilihan Paus baru novel ini memberi informasi yang cukup bagus.
Saking pinternya Dan Brown cerita sampai CERN harus menyiapkan page khusus untuk menjawab rasa penasaran pembaca.
Sebagai tambahan di situs Dan Brown ada foto-foto dari tempat-tempat kejadian baik di novel Angels & Demons maupun Da Vinci Code, lihat di menu Secrets.

3 Comments »


Change!

// April 3rd, 2005

Ada beberapa faktor yang membuat buku Change! menjadi sangat menggelitik saya yaitu:

  • Di tulis oleh Renald Kasali , salah satu ikon management Indonesia,
  • Jarang buku baru diiklankan cukup besar di media nasional,
  • Dicetak sangat terbatas di cetakan pertama,
  • Sepertinya perusahaan memang sedang membutuhkan perubahan besar

Jadi pada waktu iklan yang pertama saya sudah berusaha mencari buku ini, ternyata sehari setelah launching muncul iklan lagi kalau cetakan pertama hanya untuk kalangan terbatas. Sepertinya ini salah satu strategi marketing untuk membuat orang makin penasaran. Cetakan berikutnya sekitar akhir Maret begitu disebutkan di iklan tersebut. Berikutnya saya tidak sempat meluangkan waktu untuk menyambangi toko buku.
Baru kemarin sore (Sabtu,2 April 2005) sempat ke Gramedia BSM, di display buku baru terlihat satu buah buku Change! ( ya tinggal satu ! ) , jadi langsung saja saya sabet. Jadi deh minggu ini harus meluangkan waktu untuk membacanya.
Buku lain yang ikutan kena sabet adalah National Geographic edisi Indonesia gara-gara ter-provokasi posting dari Jay. Sudah beberapa tahun yang lalu saya menghentikan langganan National Geographic karena merasa pembahasan artikel yang tidak seimbang.
Yang tidak kelupaan tentu saja komik Long Hu Men.
Keliling mencari buku tentang CSS yang bagus kok nggak ketemu , maklum baru kena Wordpress addict nih.
Pas di stand majalah lihat InfoLinux cuma terlintas kok yang belum nyampe juga yah majalahnya di rumah, jadi pas sampai rumah nanya ke ponakan , eh ponakan malah bales nanya memangnya sudah diperpanjang langganannya ? Wah ternyata sudah setahun langganan InfoLinux tapi lupa memperpanjang. Kalau langganan majalah luar negeri 3 bulan sebelum habis masa langganan biasanya sudah mendapat pengingat trus biasanya masih dapat ekstra 3 bulan, kalau InfoLinux kok tidak yah :D

No Comments »