Total posts 128
Total comments 220

B6 d+ t+ k++ s u-- f- i- o+ x-- e+ l c-

google.co.id

// February 26th, 2005

Sudah terlanjut merasakan enaknya searching lewat toolbar firefox jadi jarang melihat halaman depan www.google.com. Pas mencoba eh ternyata langsung di foward ke www.google.co.id.
Loh kok ada Nederlands-nya ?
Jangan-jangan Indonesia tercinta ini masih menjadi propinsinya bangsa ‘walanda’ ???

Get Firefox!

2 Comments »


40% orang Indonesia tidur 7 jam sehari

// February 25th, 2005

Demikian judul artikel kecil di Bisnis Indonesia Minggu tanggal 27 Pebruari 2005 yang terbit hari Jum’at 25 Pebruari 2005. Data selengkapnya :

Lama Tidur Indonesia Asia Pasifik
5 Jam 12 % 8 %
6 Jam 26 % 19 %
7 Jam 40 % 37 %
8 Jam 20 % 31 %
9 Jam 2 % 10 %
10 Jam 0 % 1 %

Kalau dilihat dari statistik itu sepertinya orang Indonesia tidur lebih sedikit dibanding orang dari Asia Pasifik yang lain.
Studi dilakukan pada 14 negara Asia Pasifik , orang Jepang menunjukan perilaku tidur yang paling sedikit sedangkan orang Australia dan Selandia Baru paling lama.
Ada yang menggelitik dari data tersebut , dengan waktu tidur yang sedikit tapi rasanya produktifitas orang Indonesia masih kalah dibanding negara-negara tetangga ?
Jadi sebenarnya waktu ‘melek’ orang Indonesia digunakan untuk apa ?

  • Nonton sinetron ?
  • Nonton reality show ?
  • Nonton cerita misteri ?
  • Nonton Gosip ?
  • Diterusin Ngerumpi ?
  • Kalau orang Jakarta mungkin mesti ditambahin bengong di jalan sambil pegang setir ?

Tapi memang bisnis hiburan di Indonesia yang tidak pernah sepi walaupun sedang kondisi terpuruk sekalipun, sepertinya memang orang Indonesia senang bersantai ria dari sononya.

1 Comment »


Blog baru : SSKom the New Age

// February 22nd, 2005

Untuk keperluan redefinisi visi-misi SSKom , aku buat blog baru SSKom the New Age biar lebih fokus. Semoga banyak inputan yang masuk.

No Comments »


Kenapa harus Debian ?

// February 2nd, 2005

Banyak hacker-hacker di Indonesia yang ngoprek-nya Linux Debian , saya sendiri belum pernah karena dari awal sudah terbiasa RedHat mulai dari 5.2. Saya jadi bertanya-tanya kenapa mesti Debian ? Salah satu jawabannya adalah karena proses update/upgrade yang gampang , tapi sekarang kan redhat/fedora dan fork-fork-nya juga sudah punya yum yang sejauh pengalamannya saya juga enak untuk melakukan proses update/upgrade , so jadi apa lagi kira-kira ? Apa karena sanitasi-nya yang lebih bagus ? Bagaimana kalau misalnya dijajarkan dengan RedHat Enterprise dan fork-nya seperti CentOS yang katanya juga memiliki sanitasi yang lebih baik dibanding katakanlah Fedora yang memang tujuannya untuk eksplorasi teknologi terbaru ? Any comment guys ?

1 Comment »


Selintas SSKom

// February 1st, 2005

Sapta Sarana Komunika sebuah perusahaan murni dalam negeri didirikan oleh sekelompok engineer dan teknisi pada tahun 1996. Berawal dari memproduksi perangkat untuk wartel dan speedometer lokomotif SSKom memposisikan diri untuk bergerak di middle-high technology. Pemilihan tingkat teknologi ini untuk mendapatkan lahan yang memiliki entry barrier cukup tinggi sehingga mempunyai pesaing yang tidak begitu banyak. Jenis produk yang ditawarkan diusahakan mempunyai nilai tambah yang tinggi bagi pelanggan sehingga bukan merupakan produk yang price sensitive.
Saat ini pelanggan SSKom memang masih terkonsentrasi pada pelanggan korporat mengingat pelanggan jenis ini yang memiliki kecocokan dengan konsep yang diambil oleh SSKom. Ada tiga kelompok korporat yang saat ini menjadi pelanggan utama SSKom yaitu : Perkereta-api-an, Telekomunikasi dan Perminyakan.
Untuk Per-kereta-apian produk yang ditawarkan oleh SSKom berkaitan dengan perangkat pendukung pada lokomotif , ada produk yang saat ini sudah masuk ke pasar yaitu Locomotive SpeedoRecorder ( yaitu : speedometer khusus untuk lokomotif yang dilengkapi dengan perekam kecepatan ) dan Traction Motor Control ( yaitu : perangkat yang mengatur konfigurasi motor traksi disesuaikan dengan kecepatan ).
Produk yang SSKom tawarkan untuk industri Telekomunikasi lebih beragam yang dapat dikelompokkan dalam kategori perangkat lunak dan perangkat keras.
Untuk perangkat lunak produk yang kita tawarkan adalah Operation Support System terutama-nya pada Customer Care and Billing System. Aplikasi yang sudah di deployment adalah aplikasi Voice Response System dan aplikasi payment Collection sedangkan yang masih dalam tahap pengembangan adalah aplikasi Billing System. Standar yang di acu adalah standard Next Generation Operation Support System.
Untuk perangkat keras saat ini SSKom menawarkan produk-produk akses network produksi Patton diantaranya adalah Remote Access Server , dan pertengahan tahun ini akan di keluarkan produk Next Generation Digital Loop Carrier yang sudah mempunya kapabilitas access ADSL2+. Perangkat yang terakhir ini dikembangkan oleh SSKom mulai dari scratch. Baik disain hardware maupun firmware dan software dilakukan in-house.
Pasar ketiga yang saat ini menjadi pelanggan inti dari SSKom adalah perminyakan. Di industri ini SSKom terjun dalam aplikasi Wireless Networking , akuisisi data dan kontrol. Pelanggan utama SSKom saat ini adalah Kondur Petroleum.
Untuk pasar retail sebenarnya SSKom juga mempunyai produk positioning system yang berbasis GPS dan GPRS akan tetapi karena kendala pemasaran produk ini belum muncul di pasar. (Barangkali ada yang berminat ?)

No Comments »


Punya Mac Juga

// January 27th, 2005

Mac Mini sepertinya memang baru mewabah , sampai-sampai pak Budi Rahardjo ketularan dan pengin ganti theme XP-nya. Info dari Ariya Hidayat menarik juga jadi deh ikutan ngedownload FlayaKiteOSX dan punya Mac gua …… tipuuuuu !!!! :-D

No Comments »


Software Defined Radio entered Military

// January 20th, 2005

Wah , ternyata SDR ternyata sudah mulai masuk militer nih. Proyek Joint Tactical Radio System menggunakan teknologi SDR untuk mengatasi kekurangan sistem komunikasi radio yang selama ini sukar beradaptasi dengan sistem yang berbeda. Kasus-kasus tersebut muncul terutama waktu mereka harus berkomunikasi dengan rekan-rekan mereka dari negara lain. Tentu saja SDR-nya tidak bisa dibandingkan dengan SDR-nya GNU , yang DSP processing-nya lebih banyak di host (PC). Di sistem ini sepertinya sebagian besar DSP di serahkan ke FPGA yang dapat dengan mudah dikonfigurasi ulang untuk memenuhi kebutuhan sistem yang berbeda.
Kalau untuk militer Indonesia manfaat-nya apa yah ?? kayaknya belum ada kali yah , mendingan bikin encryptor yang bisa jalan di radio eksisting biar US tidak bisa nguping.

No Comments »


Software Defined Radio

// December 30th, 2004

Software defined radio memang menarik, sudah agak lama sebenarnya cuma baru tahu gnu juga punya proyeknya dari blognya andika.
Beberapa waktu yang lalu ( 3 tahunan yang lalu kalau tidak salah ) pernah melantur cukup jauh , seandainya ada proyek semacam opendsp apa openradio yang byte-code compatible seperti java atau CLI , sepertinya konsumen wireless bisa lebih manja lagi. Tidak ada lagi handphone yang khusus GSM atau CDMA atau yang lainnya tapi cukup handphone saja. Berikutnya mode dari handphone ditentukan oleh SIM card yang terpasang, karena di dalam SIM-card tersebut berisi juga byte-code compatible yang akan dirunning oleh main CPU handphone untuk menentukan mode dari handphone.
Sepertinya asyik sekali, tapi kapan yah ?? Ada nggak kira-kira yang minat membuat proyek seperti ini ?


No Comments »


Diperpanjang juga …..

// December 29th, 2004

Setelah melewati penantian hasil rapat yang lumayan menegangkan dan satu kali presentasi tambahan akhirnya proyek DLC bisa diperpanjang sampai maret , tapi milestone pertama harus bisa test interoperability dengan sentral akhir januari paling telat , yah mesti kerja keras lagi nih.
Januari ini dapat tambahan tenaga lagi dari Basuki fi’82 semoga bisa mempercepat progress.
Kayaknya memang harus konsentrasi nih , apa hp dimatiin aja yah ????
Proyek IPC kayaknya juga mendingan di undur , untung IPC surabaya dah disiapin sehari kemarin launch-nya 6 Pebruari ??? ada waktu ndak ya ?? kalau untuk divre lain ??? mending setelah maret kali yah.

No Comments »


Dag dig dug …. dag dig dug …. dag dig dug

// December 28th, 2004

Kerja rada gak konsen nih , sedang h2c - harap-harap cemas , di yogya baru ada rapat divre 4 sama ylti untuk menentukan apakah proyek dlc di perpanjang apa ndak , gara-gara kita sudah minta diperpanjang 2 bulan kemarin pas oktober sekarang minta lagi diperpanjang 3 bulan , abis kan memang aplikasi berat banget bo.
Kebayang kalau proyeknya di terminate , mau bayar utang ke bank pake apa ? ada nggak yah pihak lain yang mau ambil alih proyeknya , padahal prospektif sekali untuk 5 tahun kedepan sih.
Gara-gara ngupleuk IPC nih jadi V5.2 nya keteteran.
Yah semoga aja diperpanjang , syukur-syukur boleh nagih termin kedua , kan hardware sudah 100% , semoga , amin.
Ya wis nerusin nyiapin IPC surabaya dulu nih , kok pak Maman blum datang juga yah mau nanya password root sama minta dibuatin user di SISKA nih

No Comments »