Total posts 128
Total comments 220

B6 d+ t+ k++ s u-- f- i- o+ x-- e+ l c-

Layanan 3G

// January 30th, 2008

Setiap iklan layanan 3G yang selalu disampaikan oleh para provider adalah kecepatan tinggi sampai dengan 384kbps. Yang lupa atau sengaja tidak disampaikan adalah layanan 3G adalah layanan shared service. Maksudnya kecepatan 384kbps itu dipakai bersama oleh user-user yang berada dalam satu cakupan BTS.
Konsentrasi pemakai layanan 3G ini biasanya berada di kota besar dan di komunitas tertentu seperti mahasiswa. Konsentrasi pemakai pada satu daerah yang sempit membuat layanan ini terasa lambat karena memang bandwidth sebesar 384kbps tersebut harus dipakai bersama-sama dengan user lain. Hitungan kasarnya kalau dalam satu BTS terdapat 100 user maka secara rata-rata setiap user hanya akan mendapat 3,84 kbps. Tentu saja tidak persis seperti itu, biasanya user akan mengalami layanan yang tidak stabil kadang bisa dapat kecepatan 64kbps tetapi terkadang nol kbps dalam waktu yang cukup lama. Dalam kondisi seperti ini layanan akan terasa lebih nyaman menggunakan GPRS yang hanya berkecepatan 57.6 kbps tapi sedang berada di daerah yang sepi pengguna seperti di kota kecil yang praktis dipakai sendirian.

2 Comments »


Sudah 10 tahun ternyata

// January 25th, 2008


Sudah sepuluh tahun jadi member tapi belum punya kontribusi keilmuan ke society, akankah ?

2 Comments »


Kenapa selalu menghindar

// January 25th, 2008

Kenapa kita selalu menghindar dengan mencari segala alasan dan pembenaran atas kegagalan yang telah kita lakukan ?
Kalau seluruh dunia kelaparan apakah hal itu secara otomatis menghilangkan kewajiban pemerintah untuk menyejahterakan rakyatnya ?
Kalau memang seperti itu mari bubarkan pemerintah, bubarkan parlemen, bebaskan pajak.
Pemerintah kok sukanya berkelit, MENYEBALKAN !

2 Comments »


Melahirkan di Rumah Sakit

// January 19th, 2008

Sudah lama pengin nulis topik ini tapi tidak kesampaian aja, sampai saat membaca tulisannya Firman Firdaus. Membaca posting ini makin membuat skeptis saja ke Rumah Sakit dan yang mulia para Dokter. Tapi adakah alternatif lain ? Pengobatan alternatif ? Dukun ?

Kembali ke topik. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika memutuskan melakukan melahirkan di rumah sakit(lagi-lagi adakah pilihan lain ?)

Setelah bayi sukses menampakkan dirinya di dunia , para perawat biasanya langsung membersihkan bayi tersayang dan membawanya ke kamar bayi. Mungkin dengan sedikit berbaik hati perawat akan membiarkan ibundanya mencium bayi tersayang sebentar dan cuma itu. Saat baru dilahirkan semestinya bayi mendapatkan apa yang paling dibutuhkan yaitu sentuhan kasih sayang ibu dan susu dari ibundanya, tapi nampaknya susah didapat jika dilahirkan di rumah sakit. Tiara Lestari cerita banyak tentang inisiasi menyusui dini ini berdasar pengalaman pribadi. Banyak sekali manfaat inisiasi menyusui dini diantaranya merangsang kelenjar susu ibu untu memproduksi susu sebanyak mungkin. Kesimpulannya minta dengan sangat memaksa ke pihak rumah sakit untuk melakukan proses inisiasi menyusui dini kalau perlu dengan surat pernyataan.

Pihak rumah sakit biasanya juga mempunyai jadwal yang sangat ketat untuk waktu bayi menyusui sementara bayi tentu saja belum mengenal jadwal menyusu. Bayi perlu segera disusui begitu membutuhkannya. Penjadwalan yang ketat ini pada banyak ibu juga membuat produksi asi nya menjadi menurun. Di sisi lain oleh pihak rumah sakit bayi akan diberi susu formula (tentu saja dengan merk terkenal yang menjadi sponsor pihak rumah sakit) apabila bayi menangis karena haus. Jelas perlakuan ini tidak mendukung program ASI ekslusif bagi bayi. Yang lebih parah adalah hal ini memungkinkan bayi lebih memilih susu formula dibanding ASI dari ibundanya. Jadi kalau kita menginginkan bayi yang sehat dan berdaya tahan tubuh tinggi maka minta dengan sangat memaksa ke pihak rumah sakit untuk diberi kesempatan sang ibunda menyusui bayinya tanpa ikatan jadwal.

Kalau kita amati saat ini makin sering terjadi bayi terlalu kuning karena tingkat bilirubin yang tinggi. Solusi dari pihak rumah sakit biasanya disuruh menginap di rumah sakit untuk disinar selama beberapa hari tanpa di temani ibundanya. Tentu saja bayi akan mendapatkan susu formula lagi untuk meredakan kehausannya. Menurut beberapa ahli sebenarnya untuk mengatasi hal tersebut cukup dengan menyusui yang cukup dan berjemur di pagi hari sebentar setiap hari. Jadi bukannya malah dipisahkan dari ibundanya. Kalau kejadian di dua paragraf sebelumnya tidak terjadi maka sebenarnya kejadian ketiga ini tidak perlu terjadi. Teman yang mengajar di jurusan keperawatan di fakultas kedokteran salah satu perguruan tinggi terkemuka berpendapat itu sih memang bisnis-nya rumah sakit (??). Kesimpulannya beri ASI sebanyak mungkin untuk menghindari bayi menguning.

Semoga postingan ini bermanfaat untuk masa depan anak Indonesia yang lebih sehat dan kuat.

5 Comments »


Ladies Parking

// January 12th, 2008

Hari kamis dua hari yang lalu setelah peputeran nyari lab tidak ada yang buka, akhirnya mampir ke salah satu supermarket di jalan Riau. Pas mau keluar tempat parkir ada papan penunjuk yang tulisannya Ladies Parking. Maksudnya ???? Priviledge apa pelecehan ???
Sayang handphone istri ngadat buat motret jadi tidak ada skrinsutnya

9 Comments »


Personality test

// January 10th, 2008

Ikutan tes personality kayak yang lain hasilnya seperti ini :
Click to view my Personality Profile page

Benarkah ? adakah korelasi antara hasil test kiri dan kanan ? ikutan test seperti ini memang cuma iseng saja karena kadang-kadang waktu menjawabnya juga bingung mesti jawab yang mana jadi asal pilih saja. Tapi kayaknya mirip-mirip juga sih. Mungkin ada rekan yang bisa mengenali saya lebih baik dari tes di atas ?

1 Comment »


Alarm yang syerem

// January 9th, 2008

Ya selasa malem saya dapat alarm yang syerem.
Setelah rapat evaluasi di Posko Supratman langsung menuju rumah sekitar jam 20.30. Setelan istirahat beberapa saat dan makan malam baru mandi mungkin sekitar pukul 22.xx. Tidak ada hal yang khusus selama mandi tapi saat mau berpakaian terasa ada yang aneh, detak jantung saya semakin cepat. Khawatir terjadi sesuatu saya langsung duduk dilantai. Istri yang baru selesai menyusui dede kontan saja heran tidak biasanya saya melakukan hal tersebut. Setelah saya beritahu kalau detak jantung saya cepat terang saja menjadi panik. Istri berusaha mengukur detak jantung saya dan katanya mencapai lebih dari 30 detak dalam waktu 15 detik, memang kerasa cepat sekali sih sampai napas rada keteteran. Untung tidak berlangsung terlalu lama. Setelah berusaha mengatur napas dan menjaga kesadaran akhirnya setelah sekitar 3-4 menit detak jantung kembali normal dan meninggalkan kucuran keringat seperti habis jogging.
Untuk menghindari hal-hal lain yang tidak diharapkan, malam itu juga saya diantar keponakan menuju RS Boromeus. Setelah dicek tekanan darah dan ECG ternyata menunjukkan semuanya normal, oleh dokter hanya diberi obat penenang dan disuruh bed rest esoknya.
Nampaknya saya sudah mencapai batas kelelahan. Sejak tanggal 20 Desember kemarin memang saya hampir tidak mendapat istirahat yang cukup. Kerja terus kadang sampai lewat tengah malam, bahkan sabtu/minggu juga tidak bisa libur.
Kalau dulu semasa masih kepala 2 paling kalau kecapean terasa mual, istirahat sebentar biasnaya sudah pulih lagi. Setelah kepala empat nampaknya tidak bisa seperti itu lagi. Syerem juga ternyata alarm semalam.
Tadinya mau minta istri motret waktu di cek ecg untuk dipasang di blog tapi kok malu sama perawat hehehe

1 Comment »